![]() |
| Google.com/Achmad Baiquni |
Achmad Baiquni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Telah bekerjasama dengan jajaran TNI (Tentara
Nasional Indonesia), untuk mengembangkan system pembanyaran gaji
dan tunjangan kinerja secara nontunai atau cashless.
Menurut Achmad
baiquni mengambil langkah ini untuk mendukung pogram pemerintah yaitu
Cashless Society, agar masyarakat atau prajurit TNI lebih
mengambil tindangan nontunai dalam kebutuhan sehari-hari.
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, bahwa Bank BNI akan membantu
pengelolaan keuangan para prajurit sekaligus mengedukasi pengelolaan
keuangan mereka untuk jangka panjang, salah satunya dalam bentuk tabungan.
“BNI juga memberikan peluang lebih besar
pada prajurit yang ingin berinvestasi dengan memanfaatkan tunkin,” ujar Baiquni
di Jakarta, kemarin.
Menurut Achmad Baiquni, pembayaran
tunjangan kinerja tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu syarat atau
jaminan pada saat ingin memperoleh kredit investasi, misalnya kredit
kepemilikan rumah atau keperluan lainnya pada masa bendatang.
“Sebagai lembaga keuangan yang berpengalaman, BNI
memiliki berbagai produk dan layanan yang bisa mempermudah pengelolaan keuangan
TNI sekaligus memfasilitasi kebutuhan jasa perbankan seluruh anggota TNI
dan PNS di lingkungan TNI,” katanya.
Selain itu, kata dia, anggota TNI yang
mengikuti latihan gabungan militer seperti Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC),
juga mendapatkan fasilitas asuransi jiwa dari BNI Life yang dirancang
khusus untuk anggota TNI.
Menurut Baiquni, anggota TNI juga
dapat memanfaatkan fasilitas e-banking mulai dari SMS banking , internet
banking, ATM, mobile banking, serta phone banking
untuk melakukan transaksi dengan mudah, seperti transaksi pembelian pulsa,
listrik, tiket, dan lainnya. BNI juga memberikan solusi dalam
pengelolaan anggaran belanja barang dan belanja modal TNI, yaitu melalui
solusi pembiayaan Supply Chain Financing (SCF) dan Garansi Bank bagi para mitra
vendor TNI dengan berbagai penawaran istimewa.
“Semua solusi tersebut kami berikan guna
mendukung terciptanya pengelolaan keuangan di lingkungan TNI yang lebih
transparan, efektif, efisien dan modern,” kata Baiquni.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
menambahkan, pihaknya pun ingin mendidik prajurit agar lebih bisa
mengoptimalkan dukungan kesejahteraan dari pemerintah. Hal itu bertujuan agar
bisa digunakan pada kegiatan lebih produktif, tidak semata hanya untuk
konsumtif.
Sumber;Akurat.co

Komentar
Posting Komentar